Mengapa Brand Membutuhkan Sistem Omnichannel Terintegrasi Sebelum Harbolnas
Banyak brand menganggap musim harbolnas akhir tahun sebagai momentum untuk meningkatkan penjualan sebesar mungkin. Namun di balik campaign besar yang
Banyak brand menganggap musim harbolnas akhir tahun sebagai momentum untuk meningkatkan penjualan sebesar mungkin. Namun di balik campaign besar yang
Ketika mendengar istilah multi-fulfillment, banyak orang langsung membayangkan beberapa gudang yang tersebar di berbagai lokasi. Padahal, nilai sebenarnya bukan terletak
Selama bertahun-tahun, banyak brand menganggap kecepatan pengiriman sebagai tolok ukur utama customer experience. Semakin cepat pesanan tiba, semakin tinggi kepuasan
Banyak bisnis tidak kekurangan data. Mereka justru kewalahan karena memiliki terlalu banyak data yang tersebar di berbagai platform. Masalahnya bukan
Menjelang musim mega campaign seperti Harbolnas, banyak brand masih berfokus pada bagaimana meningkatkan traffic dan penjualan sebesar mungkin. Padahal, di
Banyak brand berhasil menciptakan produk yang bagus. Namun ketika bisnis mulai berkembang dan ingin memperluas distribusi, masuk ke lebih banyak
Bagi banyak brand, pertengahan tahun sering dianggap sebagai periode evaluasi. Namun dalam industri commerce saat ini, middle of the year
Selama bertahun-tahun, marketplace menjadi mesin pertumbuhan bagi banyak brand di Indonesia. Traffic sudah tersedia, proses transaksi semakin mudah, dan akses
Banyak brand masih memandang marketplace sebagai sebuah unit bisnis yang terpisah. Ada tim marketplace, target marketplace, bahkan laporan performa marketplace
Di era digital commerce, hampir semua brand memiliki akses terhadap data. Marketplace menyediakan analytics, platform iklan memiliki dashboard sendiri, website